MEMPERINGATI HUT MAHKAMAH AGUNG RI KE-72, “DENGAN BADAN DAN JIWA YANG SEHAT KITA WUJUDKAN BADAN PERADILAN INDONESIA YANG AGUNG”

19 Agu

47
Written by Rosana, S.Kom

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Sabtu, 19 Agustus 2017, pukul 07.00 WIB, Pengadilan Negeri Blora bersama dengan Pengadilan Agama Blora melaksanakan Upacara Bendera dalam rangka memperingati hari jadi Mahkamah Agung RI ke-72 dengan Tema “Dengan Badan dan Jiwa yang Sehat kita Wujudkan Badan Peradilan Indonesia yang Agung”. Sesuai dengan Tema, upacara dilaksanakan dengan menggunakan Pakaian Olah Raga.

 

Dalam kesempatan tersebut, Pembina Upacara membacakan amanat dari Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia dengan Uraian singkat sebagai berikut :

Peringatan Hari Jadi Mahkamah Agungke-72 tahun 2017 dilaksanakan dengan nuansa berbeda yaitu dengan menghadirkan suasana olahraga dengan tanpa menghilangkan kekhidmatan   Upacara Peringatan Hari Jadi   Mahkamah Agung RI. Karena bertepatan denganhari liburyangseharusnya dilakukan untuk berolahraga. Dengan menjalankan aktifitas olahraga tubuh menjadi sehat, dan di dalam tubuh yangsehat terdapat jiwa yangsehat "Mens Sana in Corpore Sano'.   Dengan tubuh dan jiwa   yang sehat kita   dapat menjalankan pekerjaan sehari-hari dengan baik, meskipun pekerjaan itu semakin berat. Sebagai Aparatur Lembaga Peradilan, kita harus tetapprimadan tangguh kesehatannya dalam menghadapi berbagai tantangan dan   problematika yang akhir-akhir ini banyak menjadi sorotan publik.

 

Momentum peringatan   hari Jadi Mahkamah Agung ke-72 ini tidaklah terpaut jauh dengan peringatan Hari Ulang Tahun Ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia yang Tahun ini mengambil tema "Kerja Bersama". Tema yang diangkat dalam HUT RI Ke-72 tersebut selaras dengan pesan yang ingin disampaikan dalamperingatan Hari Jadi Mahkamah Agung RI tahun ini yaitu menumbuhkan semangat kebersamaan dalam bekerja demi mewujudkan Badan Peradilan Indonesia Yang Agung. Perwujudan Visi tersebut tidaklah mudah, olehnya Mahkamah Agung meletakkan 4(empat) misi yang hanya bisa dilaksanakan dengan semangat kebersamaan seluruh komponen aparatur peradilan yaitu : Menjaga Kemandirian Badan Peradilan, Memberikan Pelayanan Hukum yang berkeadilan kepada     pencari keadilan, Meningkatkan kualitas kepemimpinan badan peradilan, dan Meningkatkan kredibiltas dan tranparansi badan peradilan. Kesemua misi tersebut bisa dijalani dengan baik jika didukung oleh aparatur peradilan yang produktif, mampu menata manajemen waktu dan hubungan interpersonalnya, bisa mengembangkan jaringan/network antar aparatur peradilan sekaligus mampu membangun toleransi dan pemahaman yang pada akhirnya akan mereduksi konflik ditempat kerja.

 

Aparatur ideal yang digambarkan tersebut adalah aparatur yang bisa memaksimalkan kerja raga dan kerja fikirnya. Untuk mendukung hal tersebut, aktifitas fisik seperti olahraga merupakan salah satu faktor yang membantu menjaga kebugaran tubuh dalam mendukung pelaksanaan tugas rutin yang merupakan tanggung jawab kita. Aktifitas fisik   seperti olahraga pun sarat akan nilai-nilai yang seharusnya ditumbuhkan di tempat kerja kita yaitu nilai kedisiplinan, kejujuran, sportifitas, dan kerjasama. Aktifitas olahraga secara bersama juga diyakini sebagai alat untuk mempererat silaturahmi dan interaksi sosialyangpada akhirnya akan menciptakan lingkungan kerjayangkondusif dan nyaman untuk berkarya dengan maksimal.

 

Setelah Upacara berakhir, diadakan tasyakuran, dan bakti sosial ke Panti Asuhan Darul Hadlonah Blora, Jl. Gatot Subroto KM 3, Sukorame RT. 03 / RW. 02, Tunjungan, Kabupaten Blora. Panti Asuhan Darul Hadlonah Blora berdiri sejak tahun 1988 yang bernaung dibawah  Yayasan Kesejahteraan Muslimat NU (YKMNU) Cabang Blora. Pada waktu itu diprakarsai para Ibu Muslimat untuk bisa menampung, merawat, membina, serta mendidik anak - anak yatim piatu agar bisa menggapai cita - cita yang diinginkan. Panti Asuhan Darul Hadlonah Blora anak yang berusia dari TK sampai dengan Perguruan Tinggi. Semoga bakti sosial yang diadakan oleh Pengadilan Negeri Blora dalam rangka HUT Mahkamah Agung RI ke-72 tersebut dapat bermanfaat untuk anak-anak dan pengurus Panti Asuhan Darul Hadlonah Blora.

 

 

KEGIATAN LOMBA DALAM RANGKA MEMPERINGATI HUT MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA KE-72

18 Agu

71
Written by Rosana, S.Kom

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Jum’at, 18 Agustus 2017, Pengadilan Negeri Blora mengadakan beberapa perlombaan dan Jalan santai yang diikuti oleh seluruh Hakim, Pegawai, dan Honorer dalam rangka memeriahkan HUT Mahkamah Agung Republik Indonesia ke-72. Lomba meliputi : makan kerupuk, membawa kelereng dengan sendok, memasukkan pulpen dalam botol, menyanyi, joget berpasangan dengan balon di kepala. Lomba berlangsung meriah dengan suasanan penuh dengan keceriaan, gelak tawa, dan kekeluargaan yang begitu erat. Hadiah yang disediakan pun banyak dan beragam termasuk diantaranya adalah doorprize jalan santai yang diundi diakhir acara. Sebelum melakukan kegiatan lomba, terlebih dahulu diadakan tasyakuran secara sederhana dan berdoa bersama.

 

 

Lomba Makan Kerupuk

Lomba makan kerupuk yang digantung, diikat dengan tali namun cara memakannya dengan tidak menyertakan kedua tangan. Sebelumnya, tali diukur terlebih dahulu disesuaikan dengan tinggi badan masing-masing peserta. Kriteria pemenang yaitu yang terlebih dahulu menghabiskan kerupuk dengan tidak melanggar aturan yang ada.

 

 

Lomba Membawa Kelereng dengan Sendok

Lomba ini melibatkan koordinasi yang baik antara keseimbangan tangan dan tubuh karena berjalan dengan membawa kelereng yang diletakkan dalam sendok makan. Peserta lomba harus menjaga kelereng tidak jatuh dan tidak dipegang dengan jari, karena apabila kelereng jatuh dari sendok maka akan langsung didiskualifikasi. Pemenang adalah yang terlebih dahulu sampai di garis Finish dengan kelereng yang masih berada di sendok makan.

 

 

Lomba Memasukkan Pulpen dalam Botol

Lomba memasukkan pulpen dalam botol ini menggunakan media tali, pulpen, dan botol kosong. Pulpen diikat dan dililit dengan tali dipinggang, diletakkan dibelakang badan. Peserta diharuskan lari dengan pulpen yang terikat dibadan tersebut dan memasukkannya kedalam botol kosong yang sudah disediakan ditempat yang ditentukan. Dalam memsukkan pulpen, posisi peserta harus membelakangi botol.

 

 

Lomba Joget Berpasangan dengan Balon di Kepala

Lomba joget berpasangan dengan balon dijepit di kepala tampak sederhana dan mudah dilakukan, namun pada kenyataannya pasangan peserta yang membawa balon dijepitkan di kepala tersebut merasa kesulitan tatkala diwajibkan membawanya dengan berjoget. Satu persatu balon mulai berjatuhan dan peserta dianggap ‘gugur’. Sementara peserta yang ‘gugur’ mulai menggoda peserta lain yang masih bertahan, MC memberikan perintah untuk menambah tempo kecepatan joget peserta sehingga peserta yang masih bertahanpun mulai kerepotan. Pemenang lomba ini diambil dari 3 pasangan peserta yang berhasil mempertahankan balon tidak jatuh.

 

 

Lomba Menyanyi

Lomba ini tidak diikuti oleh semua peserta namun sebagian peserta yang mempunyai hobi bernyanyi yang mendaftar kepada panitia lomba. Lomba menyanyi diadakan untuk menambah semarak peringatan HUT Mahakamah Agung RI ke-72.

Pengadilan Negeri Blora selalu mengadakan lomba yang bervariasi dalam memperingati HUT Mahakamah Agung Republik Indonesia. Kegiatan ini selain untuk mempererat persaudaraan juga sebagai penyegaran dari rutinitas sehari-hari.

 

Website Security Test