Peta Yuridiksi

25 Sep

 peta yurisdikasi

Pengadilan Negeri Blora mempunyai wilayah hukum yang meliputi seluruh Kabupaten Blora yang merupakan kawasan seluas + 1,825,79 M2. Kabupapaten Blora, menghubungkan jalur tengah antara Jawa Timur dan perbatasan dengan Kabupaten-kabupaten : Rembang, Tuban, Bojonegoro, Ngawi, Sragen, Grobogan dan Pati. Untuk memperlancar pelaksanaan Pembangunan dan perkembangan kawasan Blora dibagi menjadi 16 Wilayah Kecamatan yaitu sebagai berikut :

  1. Wilayah Kecamatan Blora terdiri dari 16  Desa, 12  Kelurahan.Wilayah Kecamatan Tunjungan terdiri dari 15 Desa.
  2. Wilayah Kecamatan Banjarejo terdiri dari 20 Desa.
  3. Wilayah Kecamatan Jepon terdiri dari 24  Desa, 1 Kelurahan.
  4. Wilayah kecamatan Bogorejo terdiri dari 14 Desa.
  5. Wilayah Kecamatan Ngawen terdiri dari 27 Desa, 2  Kelurahan.
  6. Wilayah Kecamatan Japah terdiri dari 18 Desa.
  7. Wilayah Kecamatan Kunduran terdiri dari 25 Desa, 1 Kelurahan.
  8. Wilayah Kecamatan Todanan terdiri dari 25 Desa.
  9. Wilayah Kecamatan Randublatung terdiri dari 16 Desa, 2 Kelurahan.
  10. Wilayah Kecamatan Jati terdiri dari 12 Desa.
  11. Wilayah Kecamatan Kradenan terdiri dari 10 Desa.
  12. Wilayah Kecamatan Cepu trdiri dari 11 Desa, 6  Kelurahan.
  13. Wilayah Kecamatan Kedungtuban terdiri dari 17 Desa.
  14. Wilayah Kecamatan Sambong terdiri dari 10 Desa.
  15. Wilayah Kecamatan Jiken terdiri dari 11 Desa.

Mengingat luasnya wilayah hukum Pengadilan Negeri Blora maka guna memudahkan para pencari keadilan telah dibangun 3 (tiga) gedung seting plas / tempat sidang yang masing-masing terletak di Wilayah Kecamatan Cepu, Wilayah Kecamatan Randublatung dan Wilayah Kecamatan kunduran, akan tetapi sehubungan dengan kemajuan jaman dengan adanya kemudahan tarnsportasi maka gedung tempat sidang tersebut tidak dipergunakan dalam arti semua acara persidangan dipusatkan di gedung induk Pengadilan Negeri Blora.

Website Security Test